Apa Itu Listing Properti? Begini Penjelasan dan Istilah Istilahnya

Apa Itu Listing Properti? Begini Penjelasan dan Istilah Istilahnya

Apa Itu Listing Properti? – Sebagai agen properti sudah seharusnya mengetahui sejumlah istilah seperti open listing, exclusive listing, dan lain sebagainya. Bagi yang awam dengan dunia agen properti, tentunya tidak mengenal istilah listing, lain halnya dengan broker.

Mereka yang menjadi broker tentunya memahami betul betapa pentingnya listing bagi profesi agen properti. Jika Anda berencana menjadi agen properti, sudah seharusnya Anda mulai mengenal istilah listing ini.

Memahami istilah listing properti sangatlah penting. Bisa dikatakan bahwa listing adalah salah satu pedoman seorang marketing properti dalam mendapatkan produk-produk properti yang akan dijual. Listing sejatinya adalah barang yang diperjual belikan. Tanpa adanya listing, maka seorang agen properti tidak bisa berjualan.

Wajib hukumnya bagi seorang agen properti untuk memiliki banyak listing properti. Hal ini bertujuan untuk mendukung pekerjaan seorang agen properti agar bisa menjual produk-produk properti milik vendor kepada klien yang sedang mencari properti tersebut. Untuk lebih jelasnya, mari simak terus pembahasan berikut.

Baca juga: Tips Membeli Rumah di Perumahan Yang Baik Agar Aman

Apa Itu Listing Properti?

Kata “Listing” kerap disebutkan oleh para agen properti atau marketing executive property. Sebagai real estate agent pasti sudah sangat familiar dengan kata “listing” properti ini. Tetapi, apakah Anda mengerti apa arti dari “listing” itu?

Listing adalah rincian mengenai rumah, apartemen, ruko, rukan, kantor, gedung, gudang, tanah, pabrik atau properti lain yang sedang dijual. Listing tersebut didapatkan dari vendor atau pemilik properti. Dalam rincian listing terdapat spesifikasi properti yang dijual seperti foto kondisi properti, luas tanah (LT) dan luas bangunan (LB), rincian berapa kamar tidur (KT), berapa kamar mandi (KM), jumlah mobil pada carport, alamat lokasi properti, harga jual properti serta nomor telepon owner properti yang dijual.

Apa itu listing properti? Listing adalah perjanjian berupa surat kuasa atau surat perintah untuk menjual atau menyewakan properti dari pemilik properti (vendor) kepada agen properti. Di dalam proses listing, ada pemilik properti yang memiliki niat untuk menjual atau menyewakan properti. Kemudian, agen properti mencari orang yang berniat untuk membeli atau menyewa properti dalam jangka waktu dekat. Dalam hal ini, agen properti membantu pemilik properti dalam mencari pembeli atau penyewa properti.

Listing juga merupakan perjanjian surat kuasa jual atau surat perintah untuk menjual properti dari pemilik properti kepada agen properti. Dalam proses listing ini, pemilik berkeinginan untuk menjual atau menyewakan properti dan berharap ada pembeli atau penyewa.

Istilah Listing Dalam Properti

Listing merupakan istilah yang tentu tidak asing di telinga agen properti atau broker. Secara harfiah, listing artinya daftar properti yang dimiliki agen. Semakin banyak listing yang dimiliki, maka bisa dikatakan agen tersebut punya jam terbang yang cukup tinggi.

Demi mendapatkan listing, ada cara-cara umum yang biasa dilakukan agen properti. Contohnya makan malam dengan mengajak calon klien potensial, memperkenalkan diri via portal agen, menggunakan metode panggilan hangat, atau mencari langsung pemilik yang ingin menjual propertinya.

Setelah mendapatkan listing properti, selanjutnya agen akan memasarkan produk tersebut (rumah/apartemen/tanah kavling/ruko) melalui berbagai media promosi. Salah satunya yang kini banyak digunakan adalah memanfaatkan portal properti online.

Ketika hendak mem-posting listing, terlebih dahulu agen diminta untuk mengisi sejumlah kolom secara benar dan akurat. Mulai dari nama properti, tipe, jenis sertifikat, harga jual atau sewa, luas tanah dan bangunan, jenis sertifikat propertinya, nama pengembang, jumlah lantai, hingga keterangan interior. Untuk memperdalam pengetahuan Anda seputar listing properti, berikut kami bagikan beberapa istilah penting dalam bisnis properti yang wajib Anda tahu.

Baca juga: Perumahan Murah di Yoygakarta Lokasi Strategis

1. Exclusive Listing

Istilah “exclusive listing” merupakan salah satu bentuk listing yang bersifat eksklusif. Artinya, listing properti tersebut secara khusus hanya “dimiliki” oleh agen properti yang ditunjuk oleh vendor (pemilik properti). Apabila bersifat eksklusif, vendor atau pemilik properti tidak boleh memberikan wewenang penjualan kepada agen properti lainnya.

Pemilik bahkan tidak memiliki wewenang untuk menjual propertinya sendiri atau memberikan hak jual pada teman atau anggota keluarganya sendiri. Kesepakatan exclusive listing antara vendor dan agen properti berjalan dalam jangka waktu yang telah disepakati.

2. Sole Agent

Istilah lain yang digunakan dalam proses listing adalah “sole agent”. Istilah listing sole agent adalah salah satu bentuk listing yang sifatnya terikat kepada salah satu agen yang telah ditunjuk. Dapat dikatakan bahwa sole agent adalah agen properti tunggal yang ditunjuk oleh vendor atau pemilik properti sebagai satu-satunya agen properti resmi yang berhak menjual properti yang diperjualbelikan.

Apa bedanya dengan exclusive listing? Perbedaannya adalah walaupun agen properti yang ditunjuk bersifat tunggal, vendor atau pemilik properti tetap memiliki hak untuk menjual propertinya sendiri tanpa melalui agen properti resmi tersebut.

3. Open Listing

Istilah lain dalam proses listing adalah open listing. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, open listing memiliki arti listing terbuka. Artinya semua agen properti berhak menjual listing properti tersebut.

Semua agen secara personal maupun yang namanya tercatat pada satu kantor agen properti dapat memasarkan penjualan properti tersebut. Listing ini juga tidak terikat perjanjian apapun dengan vendor atau pemilik properti.

4. Net Listing

Net Listing merupakan salah satu bentuk listing yang membolehkan vendor mematok harga minimal untuk harga jual properti miliknya. Patokan harga di luar biaya yang harus ia keluarkan seperti komisi, pajak penjualan, dan biaya notaris.

5. Promis

Ini sebenarnya bukan termasuk dalam listing, namun merupakan janji yang diberikan oleh vendor tanpa bukti. Seorang agen atau broker bisa mendapatkan listing dari relasi dengan teman atau kerabat, juga bisa didapatkan dari iklan baris di koran, majalah, brosur, atau tanda patokan di depan rumah yang hendak dijual.

Biasanya, agen atau broker akan mendatangi promis mereka kemudian menawarkan kerja sama. Apabila penjual setuju untuk memakai jasa mereka, kemudian berlanjut pada transaksi. Apabila harga yang ditawarkan terlalu tinggi, agen atau broker dapat membujuk dengan melakukan dua kali pembayaran.

Pertama, memberikan uang muka saat proses transaksi berlangsung. Kedua, melunasi saat broker atau agen telah menemukan pembeli yang tepat. Metode ini dikenal dengan metode flip atau pembalikkan transaksi.

Baca juga: Faktor Penting Menentukan Lokasi Rumah Yang Strategis

Tips Untuk Anda Sebagai Agen Properti Profesional

Listing bagi seorang agen properti bagaikan sebuah emas. Sangat berharga. Sesuatu yang berharga tidak didapatkan dengan mudah. Diperlukan beberapa usaha keras untuk mendapatkannya. Listing bagaikan aset yang harus dikembangkan.

Banyaknya listing yang dimiliki membuat seorang agen properti berpeluang untuk mendapatkan closing. Berikut beberapa tips untuk menjadi agen properti profesional yang berhasil kami rangkum untuk menambah wawasan Anda seputar dunia pemasaran properti.

Berikan First Impression Yang Baik

Kepercayaan vendor dan client dibangun berdasarkan first impression Anda. Sebagaimana profesional Anda sebagai agen properti pada awal pertemuan hingga bagaimana serius Anda membantu mereka dalam proses jual-beli atau sewa-menyewa properti. Pastikan Anda memberikan first impression yang baik kepada calon vendor.

Caranya, Anda bisa memperkenalkan diri dan kantor agen properti tempat Anda bernaung. Biasakan untuk menawarkan bantuan untuk menjual properti milik vendor, baru kemudian menanyakan perihal spesifikasi properti yang dijual. Pastikan Anda juga memberi kepada calon vendor dari mana Anda mendapatkan nomor teleponnya.

Setelah itu, Anda bisa mengatur waktu untuk bertemu vendor serta melihat langsung kondisi properti tersebut. Jangan lupa untuk melakukan foto dan video room tour properti tersebut. Pastikan Anda melakukan teknik fotografi dan videografi properti yang baik dan benar agar hasilnya tampak menarik jika dilihat oleh calon buyer.

Tunjukkan Keseriusan Anda Dalam Memasarkan Listing

Sebagai agen properti yang profesional pastikan Anda menunjukkan keseriusan Anda dalam menjual listing yang dipercayakan kepada Anda. Jangan sampai listing tersebut hanya sebagai “pelengkap” daftar listing Anda, tetapi tidak dipasarkan dengan serius.

Pastikan juga Anda memberikan report update mengenai progress penjualan properti kepada vendor. Dengan begitu, vendor akan merasa terbantu dengan adanya kehadiran Anda sebagai agen properti. Maka kepercayaan vendor kepada Anda sebagai agen properti semakin meningkat.

Bangun Hubungan Dengan Vendor Secara Berkelanjutan

Seringkali seorang agen properti kerap mengabaikan hal ini. Agen properti kerap tidak menjalin hubungan dengan para vendor khususnya apabila proses penjualan atau sewa-menyewa properti telah usai. Padahal hubungan dengan para vendor sangat penting untuk dilakukan.

Apabila sebuah hubungan telah terbangun, maka para vendor akan ingat dan akan memberikan listing tanpa Anda minta. Hal ini akan memudahkan Anda mendapatkan listing properti di kemudian hari. Kepercayaan vendor kepada seorang agen properti sangat dibutuhkan. Anda harus membangun sebuah simbiosis mutualisme antara vendor dan client Anda.

Harapannya agar mereka merasa terbantu dan akan ingat Anda jika ingin bertransaksi jual-beli properti. Mereka akan secara otomatis memberikan listing kepada Anda. Maka Anda akan selangkah lebih maju dibandingkan dengan agen properti lain dalam hal kemudahan mendapatkan listing.

Itulah pembahasan mengenai Apa Itu Listing Properti?, Istilah Listing Dalam Properti, dan Tips Untuk Anda Sebagai Agen Properti Profesional. Bagi Anda yang ingin belajar bisnis properti secara online dari level pemula sampai bisa jualan sendiri, Anda bisa Daftar Gratis dan bergabung bersama Etnipro sebagai Platform Belajar Bisnis Properti untuk Milenial. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Perumahan Murah di Berbah Sleman Jogja Sedang Promo Gede-gedean

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *